TryMediaNusantara.com, Jakarta – Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Glodok, Jakarta Barat, membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk berinovasi di era digital. Mereka resmi meluncurkan empat video edukasi berbentuk vlog yang mencakup berbagai program kerja lintas Kelompok Kerja (Pokja). Inovasi ini bertujuan untuk memudahkan penyampaian informasi dan edukasi kepada masyarakat luas dengan cara yang lebih menyenangkan dan kekinian.
Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Glodok menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk menyesuaikan diri dengan tren konsumsi informasi masyarakat saat ini. Jika sebelumnya sosialisasi hanya dilakukan melalui pertemuan warga secara terbatas, kini materi edukasi mengenai pola asuh, kesehatan, hingga ketahanan pangan keluarga bisa diakses kapan saja melalui platform digital. Hal ini dianggap jauh lebih efektif untuk menjangkau warga yang memiliki kesibukan tinggi.
“Kami ingin program PKK tidak hanya diketahui oleh para kader, tapi juga sampai ke seluruh lapisan warga Glodok. Melalui vlog ini, pesan-pesan penting dikemas dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh ibu-ibu muda maupun remaja di lingkungan kami,” ujarnya saat peluncuran konten tersebut. Keempat vlog tersebut masing-masing mewakili fokus dari Pokja I hingga IV secara komprehensif.
Konten yang disajikan pun beragam, mulai dari tips mengelola sampah rumah tangga, edukasi pencegahan stunting, hingga pemanfaatan pekarangan rumah untuk apotek hidup. Tak sekadar memberikan teori, para kader PKK sendiri yang menjadi ‘host’ dan pemeran dalam video tersebut, sehingga memberikan kesan kedekatan emosional bagi warga yang menontonnya. Inisiatif ini mendapat sambutan positif karena dinilai sangat praktis dan informatif.
Langkah kreatif PKK Glodok ini diharapkan dapat memicu semangat literasi digital di tingkat akar rumput. Dengan memanfaatkan media sosial dan konten video, PKK kini bukan lagi organisasi yang dipandang konvensional, melainkan penggerak perubahan yang adaptif terhadap teknologi. Ke depan, Kelurahan Glodok berencana untuk terus memproduksi konten serupa guna memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga di ruang digital.




Tinggalkan Balasan