TryMediaNusantara.com, Jakarta – Kehadiran Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin masif mendisrupsi berbagai lini sektor kreatif di seluruh dunia. Merespons fenomena global tersebut, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menggelar seminar nasional yang menyoroti masa depan serta kesiapan generasi muda di era digital. Agenda ini sengaja dihadirkan sebagai komitmen nyata kampus dalam membekali mahasiswa agar mampu menavigasi perubahan ruang kerja digital yang bergerak sangat dinamis.

Seminar yang memadati aula kampus ini mempertemukan sudut pandang akademisi dan praktisi industri kreatif yang telah lama berkecimpung di dunia digital. Para narasumber menegaskan bahwa AI bukan lagi fiksi ilmiah masa depan, melainkan realitas hari ini yang mendikte cara kerja industri modern. Mulai dari pembuatan konten visual, penulisan kreatif, hingga strategi pemasaran, hampir seluruhnya kini bersinggungan langsung dengan algoritma kecerdasan buatan.

Pergeseran pola kerja ini sontak memicu diskusi hangat di kalangan peserta, terutama mengenai potensi hilangnya beberapa jenis pekerjaan konvensional. Meski begitu, pembicara seminar menekankan bahwa AI sebaiknya tidak dipandang sebagai ancaman (krisis lapangan kerja), melainkan sebagai peluang emas. Mahasiswa diajak untuk tidak sekadar menjadi penonton perkembangan teknologi, melainkan aktif meningkatkan keahlian (up-skilling) agar mampu berkolaborasi dengan alat-alat berbasis AI demi efisiensi kerja.

Lebih lanjut, dalam sesi pemaparan materi, diungkapkan bahwa kunci utama agar generasi muda tetap unggul di industri kreatif adalah kepemilikan soft skills yang tidak dimiliki mesin. Kemampuan berpikir kritis, empati, komunikasi interpersonal, serta orisinalitas ide (human touch) merupakan benteng pertahanan kreator masa kini. AI diibaratkan hanya sebagai kuas, sementara keindahan lukisan dan kedalaman makna tetap berada sepenuhnya di tangan sang seniman atau kreatornya.

Melalui seminar ini, Universitas BSI berharap para lulusannya kelak tumbuh menjadi motor penggerak industri kreatif digital yang tangguh, cerdas, dan melek teknologi. Pemahaman yang komprehensif mengenai etika penggunaan AI serta penguasaan teknis diharapkan mampu menjadi modal kuat bagi mahasiswa untuk bersaing di bursa kerja global. Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang memperlihatkan tingginya rasa ingin tahu mahasiswa terhadap pemanfaatan platform AI di bidang profesional.