TriMediaNusantara.com, Jambi – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menekankan pentingnya pengusaha muda memiliki karakter adaptif dan inovatif untuk menghadapi era disrupsi digital saat ini. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Aula Rumah Kito, Kota Jambi, Senin (27/4/2026).

Dalam forum yang dihadiri ratusan pengusaha lokal tersebut, Diza menjelaskan bahwa kolaborasi antara manusia dan teknologi merupakan kunci keberhasilan menyongsong era Industri 5.0.

“Anak muda saat ini tidak hanya dituntut menjadi pengusaha, tetapi juga harus mampu menjadi inovator teknologi, technopreneur, dan penggerak ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Diza dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif.

Ia juga memaparkan enam tantangan utama bagi dunia usaha saat ini, mulai dari digitalisasi, perubahan budaya, hingga masalah permodalan dan ketimpangan ekonomi. Untuk mengatasinya, Diza menawarkan tiga pilar penguatan generasi unggul:

  • Education: Memperkuat hard skill dan soft skill melalui pendidikan kualitas.
  • Engagement: Membangun jejaring (networking) melalui partisipasi aktif di berbagai sektor.
  • Employment: Berani menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sejalan dengan visi “Kota Jambi Bahagia”, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen penuh mendukung ekosistem wirausaha muda melalui kemudahan perizinan, fasilitas pelatihan, serta akses permodalan yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh dan mampu membawa Jambi lebih berdaya saing di masa depan. (Amel)