TryMediaNusantara.com, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih berani mengakses fasilitas kredit perbankan. Langkah ini dinilai strategis agar UMKM lokal tidak hanya bertahan di skala rumah tangga, tetapi mampu melakukan ekspansi usaha dan naik kelas ke level yang lebih profesional.
“Kita ingin UMKM Gorontalo tidak jalan di tempat. Pemanfaatan kredit bank, seperti KUR, adalah mesin utama untuk memperbesar skala produksi dan jangkauan pasar,” ujar pejabat terkait saat membuka sosialisasi akses permodalan di Gorontalo. Menurutnya, hambatan utama pelaku usaha saat ini adalah keterbatasan modal untuk inovasi produk, yang sebenarnya bisa diatasi dengan kemitraan perbankan yang sehat.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjembatani kendala administratif yang sering dikeluhkan pelaku UMKM saat berurusan dengan bank. Dengan pendampingan yang intensif, diharapkan para pelaku usaha kecil lebih melek finansial dan mampu menyusun rencana bisnis yang bankable. “Jangan takut dengan bank. Selama manajemen usahanya rapi, kredit justru menjadi alat untuk melompat lebih tinggi,” tambahnya dalam sesi wawancara dengan media.
Selain modal, pemprov juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan keuangan UMKM. Integrasi antara permodalan bank dan pemasaran digital dianggap sebagai kombinasi maut untuk menembus pasar nasional. “Target kita jelas, UMKM yang tadinya mikro naik menjadi kecil, yang kecil naik menjadi menengah. Ini akan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga Gorontalo,” tegas perwakilan pemerintah tersebut.
Sebagai penutup, ia mengingatkan agar para pelaku UMKM tetap bijak dalam mengelola pinjaman dan menggunakannya murni untuk produktivitas usaha. Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah, fasilitas perbankan, dan semangat pengusaha lokal, Gorontalo optimis sektor UMKM akan menjadi tulang punggung ekonomi yang semakin tangguh. “Mari kita manfaatkan peluang ini untuk menjadikan produk lokal Gorontalo tuan rumah di negeri sendiri,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan