TriMediaNusantara.com, Jambi – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, secara resmi meluncurkan Program Kampung Bahagia Tahap Pertama Tahun 2026 di Kota Jambi pada Minggu (26/4/2026). Peluncuran yang dipusatkan di RT 10 Kelurahan Kasang Jaya ini dilakukan secara virtual dan menandai dimulainya pembangunan berbasis partisipasi warga di 797 Rukun Tetangga (RT) di seluruh Kota Jambi.
Dalam sambutannya, Wamendagri Bima Arya memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Jambi atas inovasi ini. Ia menilai Program Kampung Bahagia sebagai terobosan yang mampu mengembalikan semangat gotong royong dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.
“Ini adalah terobosan yang patut dicontoh daerah lain. Pembangunan tidak hanya terlihat dari hasil fisiknya, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kemandirian masyarakat,” tegas Bima Arya.
Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa setiap RT yang menjadi sasaran program mendapatkan alokasi dana sebesar Rp100 juta. Penggunaan dana tersebut sepenuhnya ditentukan melalui musyawarah warga guna memastikan pembangunan menjawab aspirasi nyata di lingkungan masing-masing.
“Seluruh kegiatan direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi langsung oleh warga sendiri, sehingga rasa memiliki terhadap pembangunan akan semakin tinggi,” ujar Maulana.
Pada peluncuran tahap pertama ini, berbagai pekerjaan fisik dan pemberdayaan mulai dilaksanakan, di antaranya:
- Infrastruktur: Perbaikan jalan setapak sepanjang 83 meter.
- Keamanan: Pemasangan CCTV yang terhubung langsung ke Jambi City Operation Center (JCOC).
- Sosial-Ekonomi: Program pemberdayaan melalui Organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Lingkungan (OPBM), dukungan ekonomi, serta fasilitas kesehatan dan pendidikan dasar.
Pemerintah Kota Jambi menargetkan seluruh rangkaian kegiatan tahap pertama ini selesai dan diserahterimakan kepada masyarakat pada akhir Juni 2026. Sebagai informasi, Program Kampung Bahagia tahun 2026 direncanakan menjangkau total 1.583 RT yang akan dilaksanakan dalam dua tahap.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warga Kota Jambi. (Amel)




Tinggalkan Balasan