TryMediaNusantara.com, Yogyakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, memberikan pesan mendalam dalam peringatan Hari Kartini tahun ini. Ia menegaskan bahwa semangat perjuangan RA Kartini dalam menuntut kesetaraan pendidikan harus bertransformasi sesuai zaman. Di era sekarang, penguasaan teknologi digital menjadi kunci utama bagi perempuan untuk terus berdaya dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Salmah menyoroti bahwa dunia digital menawarkan peluang tanpa batas bagi kaum perempuan untuk berkembang. Menurutnya, perempuan tidak boleh hanya menjadi konsumen atau penonton di tengah pesatnya arus informasi, melainkan harus berani tampil sebagai inovator. Dengan memanfaatkan platform digital, perempuan bisa memperluas jangkauan edukasi, dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif dari rumah sekalipun.
Meski demikian, Salmah juga memberikan catatan penting mengenai tantangan literasi digital. Ia mendorong perempuan Indonesia, khususnya warga ‘Aisyiyah, untuk memiliki filter yang kuat terhadap dampak negatif internet seperti hoaks dan konten negatif. Kemampuan memilah informasi menjadi keterampilan krusial agar teknologi tetap membawa manfaat bagi pembangunan karakter anak dan ketahanan keluarga.
Lebih lanjut, Salmah menekankan bahwa peran perempuan di era digital tetap tidak boleh melupakan nilai-nilai luhur dan etika. Ia ingin melihat Kartini-Kartini modern yang mampu memadukan kecerdasan intelektual teknologi dengan kedalaman akhlak. Sinergi antara kemajuan zaman dan nilai moral dianggap sebagai fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang berkemajuan. ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung terciptanya ekosistem digital yang ramah bagi perempuan. Melalui akses pendidikan digital yang merata, diharapkan perempuan Indonesia dapat melahirkan karya-karya besar yang menginspirasi dunia. Semangat Kartini diharapkan terus menyala dalam setiap langkah perempuan yang berjuang di jalur digital demi kemaslahatan umat.




Tinggalkan Balasan