TriMediaNusantara.com, Jambi – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat fungsi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai garda terdepan pelayanan publik. Ketua Pembina Posyandu Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, secara resmi mensosialisasikan Implementasi Penguatan Kapasitas Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada kader kecamatan dan kelurahan di Aula Dinas Sosial Kota Jambi, Jumat pagi (17/04/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendukung transformasi Posyandu berdasarkan Permendagri No. 13 Tahun 2024. Melalui aturan ini, layanan Posyandu kini terintegrasi mencakup enam bidang dasar: Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibum, serta Sosial.

Dalam arahannya, Nadiyah menekankan bahwa peran kader kini semakin krusial karena mencakup seluruh siklus hidup manusia, mulai dari ibu hamil hingga lansia.

“Hari ini kita sosialisasikan implementasi Posyandu 6 SPM bidang sosial kepada 68 kader kelurahan se-Kota Jambi. Kader adalah perpanjangan tangan, mata, telinga, dan hati pemerintah di garda terdepan,” ujar Nadiyah.

Ia berharap para kader mampu melihat kondisi riil di lapangan dan memberikan solusi secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga Posyandu benar-benar menjadi solusi atas persoalan di masyarakat.

Selain penguatan kader, Nadiyah juga membawa kabar gembira mengenai dunia pendidikan. Angka partisipasi sekolah PAUD di Kota Jambi melonjak tajam dari 59% menjadi 88% dalam kurun waktu satu tahun. Prestasi ini mendapat apresiasi dari Direktorat PAUD.

“Alhamdulillah, tahun ini akan dibantu pembangunan lima sekolah PAUD Negeri baru. Saya telah mengajukan agar PAUD Negeri tersedia di seluruh kecamatan di Kota Jambi,” tambahnya.

Transformasi Posyandu 6 SPM diharapkan dapat menciptakan ruang pelayanan terpadu yang menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, guna mewujudkan warga Kota Jambi yang sejahtera dan bahagia. (Amel)