TryMediaNusantara.com, Jakarta – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI terus tancap gas dalam melakukan transformasi digital. Kali ini, Perpusnas memperkuat sinergi lintas kementerian untuk mengoptimalkan pengadaan buku digital melalui platform BintangPusnas Edu.
Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan bacaan yang berkualitas, gratis, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga tenaga pendidik di pelosok negeri.
Dalam pertemuan sinergi tersebut, ditekankan bahwa BintangPusnas Edu bukan sekadar perpustakaan digital biasa. Platform ini dirancang untuk menjadi ekosistem pendidikan yang terintegrasi dengan kurikulum nasional.
“Kita ingin memangkas jarak. Dengan BintangPusnas Edu, siswa di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) bisa mengakses buku yang sama dengan siswa di kota besar secara real-time,” ujar pihak Perpusnas dalam keterangannya.
Penguatan platform ini melibatkan berbagai kementerian terkait guna memastikan konten yang disediakan relevan dan teknologi yang digunakan stabil. Beberapa poin penguatan dalam sinergi ini meliputi:
-
Kurasi Konten: Memastikan buku digital sesuai dengan standar pendidikan terbaru.
-
Infrastruktur Digital: Menjamin kelancaran akses aplikasi meski di wilayah dengan sinyal terbatas.
-
Sosialisasi Masif: Mendorong guru dan sekolah untuk memanfaatkan platform ini sebagai sumber belajar utama.
Hadirnya BintangPusnas Edu diharapkan menjadi jawaban atas tantangan mahalnya harga buku fisik dan kendala distribusi ke wilayah terpencil. Dengan format digital, pembaruan materi pembelajaran dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus menunggu proses cetak dan kirim yang memakan waktu.
Pemerintah optimistis, melalui ketersediaan konten digital yang melimpah, indeks literasi masyarakat Indonesia akan terus meningkat tajam dalam beberapa tahun ke depan.




Tinggalkan Balasan