TryMediaNusantara.com, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas di tengah ketatnya persaingan ekonomi global. Sebanyak seratus pelaku UMKM terpilih kini dibekali pelatihan intensif mengenai strategi digital marketing dan manajemen usaha. Langkah strategis ini diambil guna memastikan produk lokal Jawa Barat tidak hanya unggul secara kualitas, tetapi juga mampu menguasai pasar digital yang kian mendominasi perilaku konsumen saat ini.

Kepala dinas terkait menyatakan bahwa penguasaan teknologi digital adalah kunci utama bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang. Selain teknik promosi di media sosial, para pelaku usaha juga diajarkan cara mengelola manajemen keuangan dan operasional yang lebih rapi. “Kami ingin UMKM kita tidak hanya jago membuat produk, tapi juga mahir dalam memasarkannya secara luas melalui platform digital serta memiliki manajemen usaha yang akuntabel,” ujarnya di sela-sela pembukaan kegiatan di Bandung.

Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan algoritma media sosial hingga cara membangun branding produk yang kuat di mata konsumen. Pendekatan ini dinilai efektif untuk memangkas jarak antara produsen lokal dengan calon pembeli dari berbagai daerah. “Pelatihan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu digitalisasi UMKM. Potensi produk kita luar biasa, tinggal bagaimana sentuhan teknologi bisa mempercepat jangkauan pasarnya,” tambahnya dalam sesi wawancara mengenai target capaian program tersebut.

Tak hanya soal pemasaran, aspek manajemen usaha menjadi sorotan utama dalam program ini untuk memperbaiki struktur internal UMKM. Seringkali, pelaku usaha kecil mengalami kendala pada pemisahan keuangan pribadi dan usaha, yang menjadi penghambat pertumbuhan skala bisnis. “Manajemen yang profesional adalah fondasi. Dengan manajemen yang teratur dan pemanfaatan alat digital yang tepat, kami optimis UMKM Jabar bisa bersaing di level nasional bahkan internasional,” tegasnya menjelaskan urgensi pembekalan manajemen bagi peserta.

Sebagai penutup, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem UMKM yang mandiri dan adaptif terhadap perubahan zaman. Pemprov Jabar menargetkan para alumni pelatihan ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi di wilayahnya masing-masing. “Harapan kami, setelah pulang dari sini, ada perubahan nyata pada cara mereka mengelola bisnis. Kita targetkan seratus UMKM ini menjadi contoh sukses transformasi digital di Jawa Barat,” pungkasnya menutup pernyataan.