TryMediaNusantara.com, Jambi – Ketua DPRD Provinsi Jambi memberikan pernyataan tegas terkait sengkarut angkutan batu bara yang terus menjadi momok bagi pengguna jalan umum. Pimpinan legislatif ini mendesak agar aturan mengenai jalan khusus batu bara segera ditegakkan tanpa kompromi demi mengakhiri kemacetan dan konflik sosial di lapangan.

Persoalan angkutan batu bara di Jambi dinilai sudah pada tahap yang sangat krusial, di mana jalan publik kini terbebani oleh ribuan truk yang melintas setiap harinya.

Ketua DPRD Jambi mengingatkan bahwa keberadaan jalan khusus adalah mandat yang harus dipenuhi oleh para pemegang izin usaha pertambangan. Ia meminta para pengusaha tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun infrastruktur mandiri.

“Kita tidak boleh membiarkan masyarakat terus-menerus menjadi korban kemacetan. Jalan khusus adalah solusi jangka panjang yang wajib direalisasikan. Kami mendesak pihak terkait untuk mempercepat proses ini,” tegasnya.

Selain menyoroti pembangunan infrastruktur, Ketua DPRD juga meminta aparat penegak hukum dan Dinas Perhubungan untuk bertindak tegas terhadap truk yang melanggar jam operasional atau melebihi tonase. Pengawasan di titik-titik rawan harus diperketat agar arus lalu lintas tetap terkendali.

Tak hanya jalan darat, DPRD juga mendorong optimalisasi jalur sungai sebagai alternatif pengangkutan batu bara. Hal ini dinilai mampu mengurangi beban jalan nasional secara signifikan jika dikelola dengan serius oleh pemerintah dan pihak swasta.

“Pemerintah harus berani mengambil sikap. Jika aturan tidak ditegakkan, masalah ini akan terus berulang setiap tahun. Kepentingan publik harus di atas segalanya,” pungkasnya.