TryMediaNusantara.com, Makassar – Antusiasme luar biasa melompati persiapan puncak perayaan Milad ke-63 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Panitia mencatat jumlah pendaftar untuk agenda Jalan Sehat telah meledak hingga menembus angka 3.194 peserta. Jumlah ini diprediksi masih akan terus naik mengingat pendaftaran berani ( online ) masih dibuka secara luas untuk mengakomodasi tingginya minat dari civitas akademika, alumni, maupun masyarakat umum.

Ketua Divisi Acara Milad ke-63 Unismuh Makassar, Dr. Wahyuddin, mengungkapkan bahwa tingginya angka partisipasi ini tidak lepas dari kemudahan sistem pendaftaran digital yang diterapkan tahun ini. Melalui sistem terintegrasi tersebut, para peserta dapat mendaftarkan diri secara fleksibel dari mana saja. Langkah modernisasi ini terbukti efektif memotong birokrasi pendaftaran konvensional yang sering memicu antrean panjang.

Lebih lanjut Wahyuddin menegaskan bahwa penggunaan sistem digital ini sengaja dirancang demi menjamin transparansi penuh, terutama saat pengundian hadiah ( doorprize ). Berbeda dengan sistem kupon kertas tradisional yang rentan hilang atau digandakan, sistem digital ini akan mengunci satu data unik untuk setiap peserta. Formula ini diterapkan untuk memastikan proses pengundian berjalan adil, akurat, dan bebas dari praktik kondisi teknis.

Meski menawarkan kepraktisan, panitia memberikan keinginan khusus terkait validitas data untuk pendaftar. Sistem secara otomatis akan mengirimkan nomor undian resmi langsung ke nomor WhatsApp yang didaftarkan oleh peserta. Oleh karena itu, panitia mengimbau seluruh pendaftar untuk memastikan kembali bahwa nomor kontak yang mereka masukkan masih aktif dan dapat menerima pesan, guna menghindari kegagalan sistem pengiriman nomor kupon digital.

Rangkaian Jalan Sehat ini dipastikan akan menyedot perhatian masyarakat dan memadati rute strategis di sekitar kawasan kampus Unismuh Makassar. Melalui integrasi teknologi dan kemeriahan massal ini, Unismuh tidak hanya sukses menyajikan ruang silaturahmi yang akbar, namun juga memberikan contoh nyata bagaimana digitalisasi dapat diterapkan secara sehat dan akuntabel dalam manajemen sebuah acara berskala besar.