TryMediaNusantara.com, Magelang – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, melakukan kunjungan ke SMA Taruna Nusantara, Magelang, dalam acara “Jumpa Tokoh Nasional”. Di hadapan ratusan siswa yang merupakan calon pemimpin masa depan, Dwikorita menekankan betapa pentingnya penguasaan teknologi yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. Ia mengingatkan bahwa kecanggihan alat di era digital tidak akan bermakna tanpa tujuan untuk menyelamatkan jiwa manusia.
Dwikorita menjelaskan bahwa tantangan perubahan iklim dan risiko bencana alam di Indonesia memerlukan respons cepat berbasis data. BMKG sendiri terus bertransformasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan sistem peringatan dini yang mutakhir. Namun, ia menggarisbawahi bahwa teknologi hanyalah alat; kunci utamanya tetap berada pada kepedulian manusia untuk bertindak demi kebaikan bersama dan keselamatan publik.
Dalam sesi motivasi tersebut, Kepala BMKG juga memaparkan bagaimana data cuaca dan iklim kini menjadi pilar penting bagi berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga penerbangan. Ia mendorong para siswa SMA Taruna Nusantara untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi inovator yang mampu menciptakan solusi atas persoalan lingkungan dan kebencanaan yang dihadapi Indonesia saat ini.
Dalam salah satu segmen wawancara dan arahannya, Dwikorita menegaskan visi BMKG kepada para siswa. “Jumpa Tokoh Nasional di SMA Taruna Nusantara Magelang ini menjadi momentum penting bagi kami. Kepala BMKG tekankan pentingnya teknologi untuk kemanusiaan. Kita harus mampu memanfaatkan sains dan teknologi bukan sekadar untuk kemajuan materi, melainkan sebagai sarana mitigasi untuk meminimalisir korban jiwa dan kerugian masyarakat akibat bencana alam,” tuturnya dengan penuh semangat.
Sebagai penutup, kunjungan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi mitigasi bencana sejak dini. Para siswa SMA Taruna Nusantara diharapkan menjadi pelopor dalam mengampanyekan keselamatan berbasis informasi cuaca dan iklim di lingkungan masing-masing. Sinergi antara pemimpin yang berkarakter kuat dan penguasaan teknologi yang humanis menjadi modal utama Indonesia dalam menghadapi tantangan global di masa depan.




Tinggalkan Balasan