TryMediaNusantara.com, Jakarta – Prestasi membanggakan di kancah internasional berhasil ditorehkan oleh inovasi teknologi penangkal kejahatan siber, SatSpam. Sistem keamanan digital ini secara resmi diakui oleh institusi bisnis terkemuka dunia, London Business School (LBS), sebagai contoh global terbaik (global best practice) dalam memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk melawan tren penipuan digital yang kian marak.

Pengakuan dari lembaga riset dan pendidikan bergengsi di Inggris ini menegaskan bahwa solusi lokal yang dikembangkan mampu menjawab tantangan kejahatan siber di tingkat internasional.

Dalam kajian akademis dan studi kasus yang dirilis oleh London Business School, SatSpam dinilai sangat sukses mengintegrasikan sistem algoritma AI yang responsif untuk mendeteksi, memitigasi, sekaligus memblokir serangan siber berbasis manipulasi psikologis (social engineering) serta penipuan digital secara real-time.”Ini adalah pengakuan luar biasa bagi tim kami. Diakui oleh London Business School membuktikan bahwa arsitektur teknologi AI yang kami bangun di SatSpam tidak hanya tangguh di dalam negeri, tetapi juga memiliki standar validasi yang diakui secara global dalam memutus mata rantai penipuan digital,” ungkap perwakilan pengembang SatSpam dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/6/2026).Pengakuan internasional ini datang di saat dunia tengah menghadapi lonjakan kasus penipuan digital yang semakin canggih akibat penyalahgunaan teknologi AI oleh para pelaku kejahatan (cybercriminals).

London Business School merekomendasikan model pendekatan yang digunakan SatSpam sebagai referensi penting bagi para pelaku industri teknologi global untuk membangun benteng pertahanan siber yang lebih dinamis dan berpusat pada perlindungan pengguna akhir (user-centric).

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kapabilitas kecerdasan buatan kami agar selalu selangkah lebih maju dari para penipu digital. Penghargaan dari LBS ini menjadi bahan bakar baru bagi kami untuk terus berinovasi,” pungkasnya.