TryMediaNusantara.com, Cilegon – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terus melakukan akselerasi dalam transformasi digital di sektor pelayanan publik. Langkah teranyar diwujudkan dengan mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara masif bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Baja tersebut.
Asisten Daerah (Asda) I Kota Cilegon, dalam pengarahan resminya, menegaskan bahwa penerapan IKD ini merupakan lompatan strategis untuk memangkas birokrasi. Dengan beralih ke KTP digital, warga tidak perlu lagi repot membawa fisik kartu identitas atau menyerahkan fotokopi saat mengurus berbagai keperluan administrasi.
“Melalui IKD ini, akses masyarakat terhadap berbagai bentuk pelayanan publik akan menjadi jauh lebih cepat, mudah, dan tentu saja aman,” ujar Asda I Cilegon saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi percepatan IKD di Cilegon, Senin (8/6/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon memaparkan bahwa pihaknya membawa target besar pada tahun ini. Pemkot Cilegon membidik sedikitnya 41.000 warga Kota Cilegon sudah mengaktifkan aplikasi IKD di ponsel pintar mereka hingga akhir tahun 2026.
Hingga memasuki bulan Juni ini, capaian aktivasi IKD di Kota Cilegon tercatat baru menyentuh angka sekitar 17.000 pengguna. Guna mengejar sisa target yang cukup besar tersebut, Disdukcapil Cilegon memastikan bakal menggeber strategi jemput bola secara berkala.
Petugas pelayanan dari Disdukcapil dipastikan akan turun langsung menyasar pusat-pusat keramaian masyarakat, kantor pemerintahan, lembaga pendidikan, hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Langkah agresif ini diharapkan mampu mengikis kendala teknis di lapangan sekaligus mempercepat migrasi identitas digital warga Cilegon demi mewujudkan ekosistem smart city yang merata.




Tinggalkan Balasan