TryMediaNusantara.com, Jakarta – DPRD Provinsi Jambi mengambil langkah progresif dengan mendorong kolaborasi riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan komoditas unggulan daerah terlindungi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim dan degradasi lahan.
Delegasi DPRD Jambi menilai bahwa pembangunan daerah tidak lagi bisa dilakukan hanya berdasarkan kebiasaan lama, melainkan harus berbasis data dan riset ilmiah yang akurat agar tepat sasaran.
Dalam kunjungan konsultasi ke kantor BRIN di Jakarta, anggota DPRD Jambi menekankan pentingnya riset terhadap komoditas strategis seperti kopi, pinang, kayu manis, hingga karet. Riset ini mencakup pengembangan benih unggul hingga teknologi pengolahan pasca-panen agar harga jual di pasar internasional lebih kompetitif.
“Jambi punya potensi luar biasa, tapi tantangan hama dan penurunan kualitas tanah menghantui petani kita. Di sinilah peran BRIN sangat kami butuhkan untuk memberikan solusi teknologi,” ujar juru bicara rombongan DPRD Jambi.
Selain sektor pertanian, isu lingkungan menjadi bahasan utama. DPRD Jambi mengajak BRIN untuk terlibat dalam riset pemulihan lahan bekas tambang dan perlindungan ekosistem hutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi dalam manajemen limbah dan pemantauan kualitas udara serta air secara real-time.
DPRD Jambi berkomitmen untuk menyelaraskan kebijakan di tingkat provinsi agar hasil riset dari BRIN dapat diimplementasikan langsung di lapangan. Hal ini mencakup dukungan penganggaran bagi program-program inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat bawah.
Pihak BRIN menyambut baik inisiatif ini dan siap menerjunkan tim peneliti untuk memetakan persoalan di Jambi. Sinergi ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Jambi untuk bertransformasi menjadi provinsi yang modern dan berdaya saing berbasis ilmu pengetahuan.




Tinggalkan Balasan