TryMediaNusantara.com, Cilegon – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terus mematangkan langkah transformasi digital di lingkungan birokrasi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon menegaskan bahwa penguatan kompetensi digital bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan fondasi utama dalam merombak sistem pemerintahan menjadi lebih modern dan efisien.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat memberikan arahan dalam agenda penguatan kapasitas ASN di lingkungan Pemkot Cilegon. Menurutnya, adaptasi teknologi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan.

“Kompetensi digital bagi ASN adalah fondasi dari transformasi pemerintahan. Kita tidak bisa memberikan pelayanan yang cepat dan transparan jika SDM-nya belum siap dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Sekda Cilegon, Rabu (3/6/2026).

Sekda menjelaskan, transformasi digital bukan sekadar beralih dari penggunaan kertas (paperless) ke aplikasi. Lebih dari itu, pola pikir (mindset) para aparatur negara juga harus ikut berubah menjadi lebih lincah dan berorientasi pada kemudahan masyarakat.

Dengan penguatan literasi dan skill digital, diharapkan ego sektoral antar-organisasi perangkat daerah (OPD) dapat terkikis melalui integrasi sistem data yang terpadu.

“Aplikasi atau sistem yang canggih tidak akan berdampak maksimal jika tidak diimbangi oleh kapasitas penggunanya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi ini menjadi prioritas kita,” tambahnya.

Untuk mendukung percepatan ini, Pemkot Cilegon berkomitmen untuk terus menggelar berbagai pelatihan, workshop, dan bimbingan teknis secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mencetak ASN yang tidak hanya cakap administrasi, tetapi juga andal dalam mengoperasikan instrumen digital pemerintahan.

Melalui digitalisasi birokrasi yang kuat, Pemkot Cilegon optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif, akuntabel, dan bebas dari pungutan liar.