TriMediaNusantara.com, Jambi – Dalam kurun waktu 462 hari masa kepemimpinannya, Wali Kota Jambi dr. Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha sukses mencatatkan capaian luar biasa di sektor pembiayaan kota. Di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), duet pemimpin ini berhasil menggaet dukungan dana pembangunan sebesar Rp1,96 triliun serta investasi masuk senilai Rp1,32 triliun sepanjang tahun 2025.

​Capaian mentereng tersebut dipaparkan langsung oleh dr. Maulana dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi pada Selasa (2/6/2026). Agenda ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi sekaligus Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 di Ruang Paripurna Swarna Bhumi.

​Maulana menegaskan, tingginya angka pembiayaan eksternal dan nilai investasi yang menyentuh angka total Rp3,28 triliun ini menjadi indikator kuat atas meningkatnya kepercayaan publik dan pelaku usaha terhadap iklim investasi di Jambi.

​”Hingga hari ini, 462 hari sudah saya dan Pak Diza membersamai Pemerintahan Kota Jambi serta seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini untuk bersama-sama membangun kota yang kita banggakan,” ujar Maulana di hadapan sidang paripurna.

​Tidak hanya sukses memikat investor dan dana pusat, performa internal kas daerah Kota Jambi juga menunjukkan tren positif yang sangat signifikan. Maulana mengungkapkan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi pada tahun 2025 sukses menembus angka Rp615,08 miliar.

​Angka tersebut melonjak tajam sebesar 35,11 persen jika dibandingkan dengan capaian PAD tahun 2024 yang berada di angka Rp455,25 miliar.

​”Peningkatan PAD ini menunjukkan semakin kuatnya kemandirian fiskal daerah. Hal ini merupakan modal penting bagi kami dalam mendukung keberlanjutan pembangunan serta meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

​Melesatnya sektor pendapatan asli berimbas langsung pada menebalnya kantong APBD Kota Jambi. Pada tahun anggaran 2025, total pendapatan APBD Kota Jambi tercatat mencapai Rp2,013 triliun. Angka ini naik 14,06 persen dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp1,765 triliun.

​Menutup penyampaiannya, dr. Maulana mengapresiasi sinergitas yang terjalin erat antar-lini di jajarannya demi mewujudkan visi besar “Kota Jambi Bahagia” (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera).

​Ia menekankan bahwa lompatan besar ini tidak akan terwujud tanpa adanya kolaborasi harmonis antara pemerintah kota, DPRD, pelaku dunia usaha, hingga dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat Jambi. (Amel)