TryMediaNusantara.com, Serang – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmi membuka gelaran Pekan Literasi Untirta (Pelita) tahun 2026. Acara yang dipusatkan di perpustakaan pusat ini bertujuan untuk membangkitkan kembali gairah membaca mahasiswa di tengah kepungan arus informasi digital yang serba instan. Rektor Untirta menekankan bahwa literasi adalah fondasi utama bagi kemajuan sebuah peradaban akademik yang sehat.
Dalam sambutannya, pihak universitas menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi generasi masa kini, yakni rendahnya fokus membaca buku fisik akibat distraksi media sosial. Pelita hadir sebagai wadah rekreatif namun edukatif, menghadirkan berbagai koleksi literatur serta diskusi bedah buku yang menarik. Langkah ini diharapkan mampu mengubah kebiasaan mahasiswa agar lebih selektif dalam mengonsumsi informasi di internet.
Rektor Untirta, dalam sesi wawancara di lokasi acara, menyampaikan urgensi kegiatan ini bagi civitas akademika. Beliau menegaskan bahwa mahasiswa harus memiliki daya saring yang kuat. “Budaya membaca tidak boleh mati hanya karena kita beralih ke perangkat digital. Pelita ini adalah pengingat bahwa literasi bukan sekadar membaca teks, tapi memahami konteks dan berpikir kritis agar tidak mudah terombang-ambing informasi palsu,” ujarnya dengan tegas.
Panitia penyelenggara juga menambahkan bahwa acara ini melibatkan berbagai komunitas literasi dan penerbit nasional untuk memperkaya referensi mahasiswa. Tidak hanya pameran buku, terdapat pula pelatihan penulisan karya ilmiah dan lomba resensi yang kompetitif. Keberagaman konten dalam Pelita 2026 dirancang sedemikian rupa agar literasi terasa lebih menyenangkan dan tidak kaku bagi kalangan Gen Z.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen universitas untuk menjadikan Pekan Literasi sebagai agenda rutin tahunan. Untirta berharap semangat yang muncul dari Pelita tidak berhenti saat acara usai, melainkan menjadi gaya hidup baru di lingkungan kampus. Dengan literasi yang kuat, mahasiswa Untirta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang cerdas dan berintegritas di masa depan.




Tinggalkan Balasan