TryMediaNusantara.com – Kabar mengejutkan datang dari pasar logam mulia pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami penurunan tajam sebesar Rp 35.000 per gram. Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga emas 24 karat kini dibanderol di level Rp 2.760.000 per gram, turun signifikan dibandingkan harga pada Senin (4/5) yang sempat menyentuh Rp 2.795.000.

Penurunan drastis ini tidak hanya terjadi pada harga jual, tetapi juga merembet ke harga pembelian kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam hari ini terpantau merosot Rp 40.000 per gram menjadi Rp 2.545.000. Koreksi harga yang cukup dalam ini mencerminkan dinamika pasar emas global yang tengah mengalami tekanan akibat fluktuasi nilai tukar serta kebijakan moneter internasional yang ketat.

Dalam sebuah wawancara singkat mengenai tren harga ini, analis pasar menyebutkan bahwa pergerakan emas sedang berada dalam fase konsolidasi. “Penurunan sebesar Rp 35.000 ini merupakan salah satu yang terdalam dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi investor untuk mulai melakukan akumulasi atau mencicil beli, namun tetap harus waspada terhadap volatilitas pasar global yang masih tinggi,” ungkapnya saat memantau pergerakan harga pagi ini.

Bagi masyarakat yang ingin bertransaksi, penting untuk memperhatikan rincian harga sesuai dengan ukuran batangan. Untuk pecahan terkecil 0,5 gram kini dihargai Rp 1.430.000, sementara untuk ukuran besar seperti 100 gram berada di angka Rp 270.212.000. Perlu diingat bahwa setiap transaksi emas batangan juga tetap dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan PMK Nomor 81 Tahun 2024 yang berlaku.

Meski mengalami tren pelemahan dalam jangka pendek, emas tetap dianggap sebagai aset pelindung nilai (safe haven) yang paling diminati masyarakat Surabaya. Penurunan harga harian ini diharapkan dapat memicu peningkatan volume transaksi di berbagai butik emas maupun gerai resmi lainnya. Para investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga secara berkala sebelum memutuskan untuk melakukan eksekusi jual maupun beli.