TriMediaNusantara.com, Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat peran perempuan Melayu dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah. Langkah ini dinilai strategis untuk mempertahankan identitas masyarakat Tanah Pilih Pusako Batuah di tengah derasnya arus modernisasi.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A. Ridwan, saat menghadiri pelantikan Pengurus Himpunan Perempuan Melayu Jambi (HPMJ) Tingkat Kecamatan se-Kota Jambi di kawasan Telanaipura, Kamis (11/6/2026).
”Pelantikan pengurus HPMJ ini bukan sekadar seremonial organisasi. Ini adalah amanah yang mengandung tanggung jawab moral untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan nilai budaya Melayu Jambi,” ujar Ridwan.
Menurut Ridwan, perempuan Melayu Jambi memiliki posisi krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur warisan leluhur. Apalagi, tantangan pelestarian budaya saat ini semakin kompleks akibat:
- Derasnya arus globalisasi.
- Perkembangan teknologi informasi yang masif.
- Perubahan gaya hidup masyarakat.
- Dominasi pengaruh budaya luar.
Kendati demikian, Ridwan memandang pesatnya teknologi tidak selalu menjadi ancaman, melainkan peluang besar jika dikelola dengan bijak untuk merangkul generasi muda.
”Kami berharap HPMJ mampu memperkuat eksistensi budaya Melayu melalui pemanfaatan media sosial, kegiatan edukatif, pelatihan, festival budaya, hingga penguatan literasi digital,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Sekda Jambi menekankan bahwa budaya Melayu bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan fondasi utama dalam membangun masa depan kota. Nilai-nilai seperti kesantunan, gotong royong, kebersamaan, saling menghormati, dan kepedulian lingkungan harus terus dihidupkan.
”Saat kita menjaga budaya, sesungguhnya kita sedang membangun karakter masyarakat dan memperkuat identitas Kota Jambi. Pelestarian budaya tidak dapat dipisahkan dari pembangunan daerah,” tegas Ridwan.
Di sisi lain, Penasihat HPMJ Kota Jambi, Nadiyah, menyambut baik amanah tersebut. Ia berharap jajaran kepengurusan tingkat kecamatan yang baru dilantik dapat bergerak cepat dan adaptif.
”Kami berharap pengurus baru dapat segera menghadirkan program-program yang inovatif, adaptif, serta menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkas Nadiyah. (Amel)




Tinggalkan Balasan