TryMediaNusantara.com, Yogyakarta – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) turun tangan membantu para guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Tuntang. Langkah ini dilakukan lewat pelatihan intensif pembuatan media pembelajaran berbasis digital agar proses belajar-mengajar di kelas menjadi jauh lebih interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk nyata kontribusi akademisi dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar di tingkat madrasah.

Dalam pelaksanaannya, tim dosen dari UMBY memberikan pendampingan yang bersifat aplikatif dan langsung menggunakan perangkat laptop serta komputer. Para guru dibimbing mulai dari tahap pengenalan platform desain grafis, aplikasi pembuat video presentasi, hingga pemanfaatan kuis interaktif online yang digemari anak-anak zaman sekarang. Strategi ini diambil agar guru tidak lagi kesulitan dalam merancang visualisasi materi pelajaran yang abstrak.

Ketua Tim PKM UMBY menjelaskan bahwa tantangan utama guru madrasah saat ini adalah bersaing dengan daya tarik gawai yang sering kali mengalihkan fokus anak di rumah. Oleh karena itu, guru dituntut memiliki keterampilan untuk menghadirkan atmosfer digital yang edukatif di dalam ruang kelas. Dengan media pembelajaran yang bergerak dan penuh warna, atensi siswa diharapkan dapat terjaga penuh selama jam pelajaran berlangsung.

Respons dari pihak madrasah dan para peserta dinilai sangat antusias sepanjang pelatihan. Banyak guru yang mengaku terbantu karena materi pelatihan dikemas secara sederhana dan mudah dipraktikkan, bahkan bagi guru yang sebelumnya jarang menyentuh aplikasi desain. Pelatihan ini juga memicu ruang diskusi kreatif antar-guru untuk saling bertukar ide mengenai skenario pembelajaran berbasis teknologi yang paling efektif.

Melalui program pendampingan berkelanjutan ini, UMBY berharap MI di wilayah Tuntang mampu melahirkan inovasi-inovasi pembelajaran mandiri yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Pihak kampus menegaskan komitmennya untuk tidak melepas begitu saja hasil pelatihan ini, melainkan akan terus memonitor perkembangan implementasi media digital tersebut di kelas guna memastikan dampaknya nyata terhadap prestasi belajar siswa.