TriMediaNusantara.com, Jambi – Pemerintah Kota Jambi memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 untuk memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui perluasan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sosial serta pembagian ribuan beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.

Komitmen besar tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, saat memimpin upacara peringatan hari jadi kota di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi pada Senin (18/5/2026).

“Tema ‘Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan’ bukan sekadar slogan seremonial. Ini adalah arah pembangunan yang menitikberatkan pada kesejahteraan warga dan keberlanjutan kota,” ujar Maulana dalam sambutannya.

Sebagai “kado ulang tahun” bagi warga, Pemkot Jambi menambah alokasi APBD untuk membiayai BPJS Ketenagakerjaan bagi 7.760 penerima baru. Program perlindungan ini menyasar sekretaris RT, pengurus rumah ibadah, tenaga pengajar agama, hingga petugas OPBM. Dengan perluasan ini, total penerima jaminan yang ditanggung pemerintah melonjak drastis menjadi 14.740 orang dari yang sebelumnya hanya 7.080 orang.

Tidak hanya sektor sosial, sektor pendidikan juga mendapat sokongan masif. Pemkot Jambi telah menyiapkan 3.000 paket beasiswa bagi siswa SD dan SMP yang kurang mampu. Melengkapi program tersebut, Pemkot juga telah mengusulkan revitalisasi 150 satuan pendidikan serta mendapatkan persetujuan dari Kemendikdasmen untuk membangun dua unit sekolah baru.

Maulana menambahkan bahwa peningkatan pelayanan publik ini sejalan dengan berbagai apresiasi yang diterima daerah. Sepanjang tahun 2025, Kota Jambi berhasil menyabet 36 penghargaan di tingkat regional hingga internasional. Sementara pada tahun 2026 ini, hingga bulan Mei, tercatat sudah 13 penghargaan berhasil dikoleksi.

Upacara peringatan itu sendiri berlangsung khidmat dan kental dengan nuansa budaya Melayu. Seluruh peserta, mulai dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, jajaran pemerintah daerah, hingga pelajar kompak mengenakan pakaian adat Melayu. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, dan Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly yang bertugas membacakan sejarah singkat Kota Jambi.

Di akhir prosesi, Wali Kota Maulana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan.

“Pembangunan tidak akan pernah berhasil tanpa adanya dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (Amel)