TryMediaNusantara.com, Banda Aceh – Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh mengambil langkah taktis untuk mendongkrak literasi media digital di kalangan anggotanya. Langkah ini diwujudkan melalui gelaran webinar teknik penulisan berita khusus bagi para penghulu di tanah rencong pada Senin (18/5/2026).

Webinar interaktif bertajuk “Teknik Penulisan Berita Website Organisasi di Era Digital” ini diikuti oleh 44 peserta yang terdiri dari Ketua PC APRI serta para kontributor dari berbagai kabupaten/kota se-Aceh. Tidak tanggung-tanggung, dua narasumber kompeten dihadirkan untuk mengupas tuntas materi jurnalistik tersebut.

Narasumber pertama, Muhammad Yakub Yahya dari Humas Kemenag Aceh sekaligus pengelola situs aceh.kemenag.go.id, membagikan kiat menembus media massa arus utama (mainstream). Menurutnya, seorang penulis pemula wajib memperbanyak referensi membaca dan langsung mengeksekusi ide tanpa perlu menunda-nunda karena takut salah.

“Menulis itu ibarat orang memasak kue, yang tidak selesai hanya dengan menghafal resepnya. Namun agar kuenya lezat dan disukai orang, tetaplah untuk terus mencoba dan mencoba,” ujar Yakub lewat analogi uniknya.

Senada dengan Yakub, narasumber kedua yang merupakan Kepala KUA Gandapura, Bireuen sekaligus jurnalis jenjang utama sertifikasi Dewan Pers, Abdul Halim Mubary, menegaskan bahwa profesi penghulu sangat dekat dengan dinamika berita. Setiap hari, interaksi dan pelayanan di KUA selalu memunculkan peristiwa menarik yang layak diangkat menjadi produk jurnalistik.

“Siapa saja bisa menulis, asalkan mau belajar. Karena untuk menguasai trik menulis bisa belajar dari mana saja, baik secara otodidak maupun lewat pelatihan baik daring maupun luring,” terang Abdul Halim saat memaparkan materi teknis pengelolaan web apripusat.or.id.

Sementara itu, Ketua PW APRI Aceh, Fadli SAg MH, berharap lewat pembekalan intensif ini para penghulu di daerah tidak lagi ragu ataupun pasif dalam melaporkan program kerjanya ke publik. Hasil tulisan para peserta nantinya diproyeksikan untuk mengisi laman resmi nasional APRI dan situs Kanwil Kemenag Aceh.

Fadli menyebutkan, meski sebagian besar koordinasi organisasi masih berjalan secara virtual, seluruh bidang di bawah PW APRI Aceh terus bergerak aktif meluncurkan program-program inovatif.

“Webinar ini menjadi wadah pembelajaran bersama dalam meningkatkan kualitas publikasi organisasi, sekaligus mendorong para penghulu agar lebih aktif melaporkan kegiatan melalui media digital organisasi,” pungkasnya di akhir acara yang dipandu oleh Khairullah selaku host.