TryMediaNusantara.com, Medan – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Rico Waas, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Medan Coding Competition 2026. Ajang ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaring bakat-bakat muda di bidang teknologi informasi guna memperkuat ekosistem digital di Kota Medan. Rico menegaskan bahwa penguasaan teknologi, khususnya pemrograman (coding), adalah kunci utama bagi generasi muda Medan agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional di masa depan.
Dalam kunjungannya ke lokasi kompetisi, Rico Waas tampak antusias melihat inovasi-inovasi yang diciptakan oleh para peserta, mulai dari aplikasi pelayanan publik hingga solusi digital untuk pelaku UMKM. Ia berpandangan bahwa pemerintah kota harus hadir sebagai fasilitator yang menyediakan panggung bagi kreativitas anak muda. Menurutnya, talenta digital yang melimpah di Medan perlu dikelola dengan baik melalui kompetisi dan pelatihan yang berkelanjutan agar tidak sekadar menjadi penonton di era disrupsi teknologi.
Rico Waas menekankan bahwa visi digitalisasi bukan hanya soal infrastruktur, melainkan pembangunan kualitas manusianya. “Kami ingin anak-anak muda Medan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi pencipta teknologi. Medan Coding Competition ini adalah bukti bahwa potensi kita sangat besar untuk menjadi pusat inovasi teknologi di Indonesia,” ujar Rico saat berdiskusi dengan para peserta kompetisi.
Dukungan ini juga mencakup rencana jangka panjang untuk mengintegrasikan lulusan kompetisi tersebut ke dalam program pembangunan kota pintar (smart city). Rico berharap para pemenang dan peserta dapat berkontribusi langsung dalam memperbaiki sistem birokrasi dan pelayanan publik di Medan melalui solusi digital yang mereka buat. “Anak-anak ini punya ide yang segar dan solusi yang aplikatif. Kita butuh pikiran-pikiran kreatif mereka untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih transparan dan efisien di masa depan,” tambahnya lagi.
Menutup kunjungannya, Rico Waas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap pendidikan berbasis teknologi dan ekonomi kreatif. Ia berjanji akan terus memperbanyak ruang-ruang kolaborasi seperti co-working space dan laboratorium digital di berbagai titik di Medan jika diberikan amanah memimpin. Dengan dukungan yang tepat, ia optimis Kota Medan akan bertransformasi menjadi kota metropolitan yang modern dengan fondasi ekonomi digital yang kokoh dan berkelanjutan.




Tinggalkan Balasan