TryMediaNusantara.com, Cirebon – Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat dengan menghadirkan inovasi tepat guna di pesisir Cirebon. Tim peneliti ITB memperkenalkan teknologi pengering rumput laut berbasis energi surya guna mendukung percepatan ekonomi biru. Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala klasik nelayan yang selama ini masih bergantung pada cuaca dan penjemuran tradisional di pinggir jalan yang rentan terkontaminasi.

Ketua tim pelaksana dari ITB menjelaskan bahwa alat ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi waktu dan menjaga kualitas produk akhir agar sesuai standar industri. “Teknologi ini menggunakan prinsip green energy dengan memanfaatkan panas matahari secara optimal di dalam ruang tertutup. Tujuannya agar kadar air rumput laut mencapai level yang diinginkan lebih cepat tanpa merusak kandungan nutrisinya,” ungkap perwakilan tim ITB di lokasi, Cirebon.

Tak hanya soal teknis, kehadiran alat ini menjadi angin segar bagi para pembudidaya rumput laut yang kerap merugi saat musim hujan tiba. Dengan sistem pengeringan ini, higienitas produk lebih terjamin karena terhindar dari debu dan kotoran. “Kami ingin memastikan masyarakat pesisir memiliki kemandirian teknologi. Dengan alat ini, harga jual rumput laut diharapkan bisa naik karena kualitasnya yang jauh lebih bersih dan kering sempurna,” tambahnya.

Program ini merupakan bagian dari implementasi ekonomi biru yang menitikberatkan pada pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan namun tetap memberikan dampak ekonomi yang nyata. Masyarakat setempat pun dilibatkan secara aktif, mulai dari proses perakitan hingga perawatan alat. ITB berharap teknologi ini tidak hanya berhenti di satu titik, melainkan dapat direplikasi di berbagai daerah pesisir Indonesia lainnya yang memiliki potensi serupa.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, tim ITB menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat lokal adalah kunci dari inovasi yang berdampak. “Kami hadir di Cirebon bukan sekadar membawa mesin, tapi membawa harapan baru bagi ekonomi masyarakat. Semoga teknologi pengering tenaga surya ini menjadi titik balik bagi kemajuan industri rumput laut lokal menuju pasar yang lebih luas,” pungkasnya dengan penuh optimisme.