TryMediaNusantara.com, Makassar – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan kini tengah serius membidik penguatan kepercayaan publik melalui transformasi digital. Di tengah arus informasi yang tak terbendung, Muhammadiyah Sulsel memandang perlu adanya strategi komunikasi yang solid untuk menjaga marwah organisasi sekaligus memperluas jangkauan dakwah di dunia maya.
Wakil Ketua PWM Sulsel, Prof. Dr. Gagassery, menekankan bahwa di era digital ini, setiap kader dan lembaga di bawah naungan Muhammadiyah harus mampu menjadi penyebar informasi yang kredibel. Upaya ini dilakukan agar masyarakat tetap menaruh kepercayaan tinggi terhadap program-program keumatan yang dijalankan oleh Muhammadiyah, terutama di wilayah Sulawesi Selatan.
“Kita harus sadar bahwa di era digital, kepercayaan publik adalah aset utama. Oleh karena itu, konsolidasi media di lingkungan Muhammadiyah Sulsel menjadi sangat krusial agar narasi yang muncul di publik tetap selaras dengan misi organisasi,” ujar Prof. Gagassery dalam keterangannya baru-baru ini.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengelolaan media digital bukan sekadar gaya hidup, melainkan instrumen penting dalam menghadapi disrupsi informasi. Dengan pengelolaan yang profesional, Muhammadiyah Sulsel optimis dapat menangkal hoaks serta memberikan edukasi yang mencerahkan bagi masyarakat luas melalui konten-konten yang edukatif dan inspiratif.
Sebagai langkah konkret, Muhammadiyah Sulsel akan terus mendorong pelatihan literasi digital bagi para pengelola media di tingkat daerah hingga cabang. “Muhammadiyah Sulsel fokus pada upaya membangun kepercayaan publik di era digital agar setiap amal usaha dan gerakan dakwah kita bisa dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat tanpa terhalang oleh distorsi informasi,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan