TryMediaNusantara.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil impresif dengan parkir di zona hijau pada penutupan sesi I perdagangan hari ini. Meski indeks menguat 0,65%, pergerakan pasar diwarnai oleh aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing, terutama pada saham-saham sektor perbankan kelas berat (big caps) yang selama ini menjadi penggerak utama pasar.
“IHSG menunjukkan resiliensi yang kuat di tengah fluktuasi global, didorong oleh sektor-sektor domestik. Namun, kita mencatat adanya aliran modal keluar dari investor asing di sektor perbankan pada paruh pertama hari ini,” ujar seorang analis pasar modal di Bursa Efek Indonesia. Aksi ambil untung (profit taking) diduga menjadi pemicu utama asing melepas kepemilikannya di saham-satu perbankan papan atas.
Data perdagangan menunjukkan bahwa meskipun IHSG melaju ke level optimis, tekanan jual pada saham perbankan cukup terasa dan menahan laju penguatan yang lebih tinggi. Investor asing terpantau melakukan distribusi pada beberapa emiten bank besar yang sebelumnya telah reli cukup panjang. “Pasar sedang melakukan penyeimbangan portofolio. Penguatan IHSG sesi I ini lebih banyak ditopang oleh aksi beli investor domestik,” tambah analis tersebut dalam sesi wawancara.
Secara sektoral, penguatan indeks didukung oleh kenaikan di sektor energi dan industri yang berhasil menutupi tekanan di sektor finansial. Optimisme pasar domestik terhadap rilis data ekonomi terbaru memberikan tenaga tambahan bagi indeks untuk tetap bertahan di teritori positif hingga jeda siang. “Kami melihat ada rotasi sektoral yang menarik, di mana minat beli beralih ke saham-saham lapis kedua dan sektor komoditas,” jelasnya lebih lanjut.
Para pelaku pasar kini menantikan arah kebijakan moneter dan rilis laporan keuangan emiten lainnya untuk menentukan arah di sesi II. Meski asing mencatatkan net sell, volume perdagangan yang cukup terjaga memberikan sinyal bahwa daya beli domestik masih solid. “Fokus pasar tetap pada keberlanjutan penguatan indeks hingga penutupan nanti, sembari memantau apakah aksi jual asing di sektor bank akan mereda atau justru berlanjut,” tutupnya mengakhiri tinjauan pasar sesi pertama.




Tinggalkan Balasan