TryMediaNusantara.com, Palangka Raya – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus berupaya mempersempit celah kesenjangan digital di Indonesia. Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 2026, Kemkomdigi menggelar program penguatan literasi digital yang secara khusus menyasar kaum perempuan guna meningkatkan kecakapan dalam memanfaatkan teknologi internet secara sehat dan produktif.

Program ini diluncurkan sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan Kartini di era modern. Kemkomdigi menilai bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai manajer rumah tangga yang mampu menjadi filter pertama dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) serta konten negatif yang mengancam moralitas anggota keluarga, terutama anak-anak.

Dalam sosialisasi tersebut, ditekankan bahwa literasi digital bagi perempuan bukan sekadar kemampuan mengoperasikan gawai, melainkan mencakup pilar keamanan, etika, dan budaya digital. Dengan pemahaman yang mumpuni, perempuan diharapkan mampu melindungi data pribadi keluarga serta menghindari berbagai modus penipuan daring yang kian marak terjadi di media sosial.

Selain aspek proteksi, Kemkomdigi juga mendorong perempuan untuk memanfaatkan ruang digital sebagai sarana pemberdayaan ekonomi. Melalui pelatihan ini, para peserta diajarkan cara mengoptimalkan platform digital untuk memasarkan produk UMKM, sehingga perempuan tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pemain aktif dalam ekonomi kreatif nasional.

Langkah masif ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif di wilayah Kalimantan Tengah dan sekitarnya. Kemkomdigi berkomitmen untuk terus menghadirkan pendampingan berkelanjutan agar semangat “Kartini Digital” ini mampu membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan keluarga dan kemajuan daerah di masa depan.