TryMediaNusantara.com, Yogyakarta – Institut Teknologi AKPRIND Yogyakarta terus berinovasi dalam meningkatkan standar mutunya. Kali ini, kampus teknik ternama di Yogyakarta tersebut melakukan penjajakan kolaborasi teknologi dengan SEVIMA guna mengoptimalkan tata kelola akreditasi dan administrasi kampus.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan proses pengumpulan, pengolahan, hingga pelaporan data akademik berjalan secara otomatis dan akurat. Dengan teknologi yang tepat, tantangan klasik dalam menyiapkan berkas akreditasi yang menumpuk diharapkan bisa teratasi.
“Kami ingin memastikan tata kelola di AKPRIND semakin baik. Penjajakan dengan SEVIMA ini menjadi langkah penting untuk mendigitalisasi sistem penjaminan mutu kami agar lebih akuntabel,” tulis keterangan resmi kampus.
Digitalisasi Akreditasi Selama ini, proses akreditasi seringkali dianggap sebagai beban administratif yang berat bagi dosen dan staf. Dengan menjajaki sistem dari SEVIMA, AKPRIND berupaya mengintegrasikan seluruh data dari berbagai program studi ke dalam satu dasbor yang mudah dipantau secara real-time.
Hal ini memungkinkan pihak universitas untuk melihat “kesehatan” program studi mereka dan bagian mana saja yang perlu ditingkatkan untuk mencapai predikat akreditasi ‘Unggul’.
Efisiensi Data dan Pelaporan Kerja sama ini juga bertujuan untuk mempermudah pelaporan ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Sistem yang terintegrasi akan meminimalisir kesalahan input data manual yang selama ini sering menjadi kendala bagi perguruan tinggi.
“Teknologi bukan hanya soal tren, tapi soal efisiensi. Kami ingin para dosen lebih fokus pada pengajaran dan penelitian, sementara urusan data biar sistem yang merapikannya,” tambahnya.
Dukungan LLDIKTI V Upaya AKPRIND ini sejalan dengan dorongan dari LLDIKTI Wilayah V agar perguruan tinggi swasta di Yogyakarta terus melakukan transformasi digital. Kampus yang memiliki tata kelola digital yang kuat dinilai akan lebih mudah beradaptasi dengan regulasi pendidikan yang terus berkembang.
Diharapkan, kolaborasi antara AKPRIND dan SEVIMA ini segera masuk ke tahap implementasi sehingga bisa menjadi inspirasi bagi kampus lain di wilayah DIY dalam mewujudkan ekosistem Smart Campus.




Tinggalkan Balasan