TryMediaNusantara.com, Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar resmi menutup kegiatan Pelatihan Digital Marketing bagi masyarakat di kawasan transmigrasi Jantho. Kegiatan ini diharapkan menjadi kunci bagi warga untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal melalui teknologi digital.

Acara penutupan yang berlangsung di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Aceh Besar, Selasa (14/4/2026) tersebut, menandai berakhirnya rangkaian pelatihan yang telah berjalan selama satu pekan sejak 7 April lalu.

Kepala Disnakertrans Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi masyarakat di era modern. Menurutnya, kawasan transmigrasi memiliki potensi produk yang luar biasa, namun selama ini terkendala masalah pemasaran.

“Dengan berakhirnya pelatihan ini, kami berharap para peserta tidak membiarkan ilmu ini menguap begitu saja. Segera implementasikan, buat konten yang menarik, dan pasarkan produk-produk unggulan kita secara online agar ekonomi keluarga dan kawasan meningkat,” ujar Rahmawati.

Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Disnakertrans Aceh Besar dengan Balai Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat dan Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru. Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi teknis, mulai dari teknik fotografi produk, pengelolaan media sosial untuk bisnis, hingga strategi berjualan di marketplace.

Sementara itu, perwakilan dari BPPMT Pekanbaru menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga Jantho. Pihaknya berharap sinergi ini terus berlanjut untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat di kawasan pelosok.

“Tujuan utama kita adalah kemandirian ekonomi. Jika warga transmigrasi sudah melek digital, maka jarak bukan lagi penghalang untuk menjangkau pembeli di luar Aceh,” katanya.

Sebagai simbol berakhirnya kegiatan, dilakukan pelepasan atribut peserta secara resmi oleh Kepala Disnakertrans dan jajaran terkait. Para peserta kini diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru di Kawasan Transmigrasi Jantho dengan memanfaatkan jejaring internet secara produktif.