TryMediaNusantara.com, Jakarta – Badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Jambi melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Inspektorat DKI Jakarta. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat fungsi pengawasan internal serta meningkatkan transparansi tata kelola keuangan daerah di Provinsi Jambi.
Delegasi DPRD Jambi memilih DKI Jakarta sebagai lokus konsultasi karena dinilai memiliki sistem pengawasan internal yang sudah mapan dan terintegrasi secara digital.
Ketua rombongan DPRD Jambi menjelaskan bahwa sinergi antara legislatif dan inspektorat sangat krusial. Hal ini untuk memastikan setiap rupiah dalam APBD digunakan sesuai peruntukannya dan meminimalisir risiko penyimpangan sejak tahap perencanaan di Banggar.
“Kami ingin memperdalam bagaimana pola koordinasi antara legislatif dan Inspektorat di DKI dalam mengawal jalannya pemerintahan. Ilmu ini sangat penting untuk kami terapkan di Jambi agar pengawasan lebih tajam,” ujarnya di Jakarta.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah pemanfaatan teknologi informasi dalam pengawasan internal. DPRD Jambi tertarik mempelajari sistem e-audit dan pengawasan melekat yang diterapkan Pemprov DKI, yang terbukti efektif dalam mendeteksi potensi kerugian negara lebih dini.
Hasil dari konsultasi ini nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi bagi Pemerintah Provinsi Jambi. DPRD berkomitmen untuk mendorong penguatan peran Inspektorat Provinsi Jambi agar tidak hanya menjadi “pemadam kebakaran”, tetapi menjadi mitra strategis dalam menjaga integritas pemerintahan.
Pihak Inspektorat DKI Jakarta pun menyambut baik kunjungan ini dan berbagi pengalaman mengenai tantangan serta solusi dalam menjaga objektivitas pengawasan di lingkungan pemerintahan daerah yang kompleks.




Tinggalkan Balasan