TriMediaNusantara.com, Jambi – Pemerintah Kota Jambi menunjukkan taringnya dalam menggaet pendanaan luar daerah. Dalam Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Jambi Tahun 2025 di Gedung DPRD, terungkap bahwa Kota Jambi sukses menghimpun dana pembangunan tambahan sebesar Rp1,7 triliun.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi dan dihadiri pasangan Wali Kota dr. Maulana serta Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha ini, menjadi ajang pembuktian efektivitas strategi kolaborasi eksekutif di tengah keterbatasan anggaran daerah (APBD).
Capaian fantastis ini didominasi oleh kucuran dana APBN sebesar Rp1,525 triliun. Dana tersebut telah dikonversi menjadi berbagai program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Beberapa proyek mercusuar yang dibiayai pusat antara lain pembangunan Sekolah Rakyat senilai Rp250 miliar dan pembebasan lahan Kolam Retensi Telago Kajang Lako untuk mengatasi masalah banjir tahunan,” ujar Maulana, (6/4/2026).
Tak hanya level nasional, Pemkot Jambi juga berhasil menembus pendanaan internasional melalui kerja sama dengan JICA Jepang senilai Rp144,9 miliar untuk revitalisasi Sungai Asam, serta program jaringan gas (jargas) senilai Rp105,88 miliar.
Selain dukungan pemerintah pusat dan provinsi (BKBK Rp160 miliar), pembangunan di Kota Jambi sepanjang 2025 juga mendapat suntikan dari sektor non-pemerintah, meliputi:
- BAZNAS: Lebih dari Rp12,1 miliar.
- Forum CSR: Sebesar Rp15,4 miliar.
- Sektor Pendidikan: Dukungan kapasitas aparatur dari pemerintah India dan Singapura senilai Rp500 juta.
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kepemimpinan yang adaptif dan aktif membangun jejaring. Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh lagi hanya menunggu anggaran rutin, melainkan harus aktif menjemput peluang.
“Kolaborasi yang kuat adalah kunci. Di tengah keterbatasan fiskal, kita harus kreatif membuka akses seluas-luasnya, baik ke pusat maupun sektor swasta, agar percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya. (Amel)




Tinggalkan Balasan