TryMediaNusantara.com, Vietnam – Pemerintah Vietnam baru saja menetapkan langkah strategis melalui “Rencana Transformasi Digital Usaha Kecil dan Menengah periode 2026-2030” yang disahkan langsung oleh Perdana Menteri. Program ambisius ini menargetkan dukungan teknologi bagi setidaknya 300.000 UMKM agar mampu mengadopsi solusi digital mutakhir dan kecerdasan buatan (AI) dalam operasional mereka. Langkah ini merupakan bentuk nyata dari kebijakan nasional untuk memperkuat ekonomi swasta melalui inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai motor penggerak utama.
Dalam peta jalan menuju tahun 2030, proyek ini memproyeksikan jangkauan yang lebih luas dengan menyasar total 500.000 UMKM melalui berbagai aktivitas pendukung. Fokus utamanya adalah memastikan setidaknya 300.000 unit usaha benar-benar mengimplementasikan platform digital dan solusi teknologi dalam bisnis harian mereka. Selain itu, pemerintah akan mengkurasi 200 UMKM pilihan sebagai model percontohan digital di berbagai sektor krusial, mulai dari manufaktur, pertanian, hingga logistik dan pariwisata.
Untuk menyukseskan visi tersebut, Vietnam tidak hanya memberikan bantuan alat, tetapi juga membangun ekosistem pendukung yang kokoh melalui jaringan konsultan profesional. Sebanyak 500 organisasi dan pakar akan dikerahkan untuk memberikan bimbingan praktis serta bantuan teknis kepada para pelaku usaha. Hal ini didukung dengan penguatan infrastruktur digital nasional yang memungkinkan UMKM mengakses laboratorium penelitian dan pengembangan (R&D) milik negara guna menciptakan inovasi baru.
Sistem dukungan yang ditawarkan dirancang secara komprehensif, dimulai dari penilaian tingkat kesiapan digital masing-masing perusahaan hingga penyusunan peta jalan yang spesifik sesuai industri. Perusahaan tidak berjalan sendiri; mereka akan dibantu dalam hal pelatihan sumber daya manusia, konsultasi hukum, hingga akses ke berbagai sumber pendanaan. Pendekatan ini bertujuan agar transformasi yang terjadi bukan sekadar tren sesaat, melainkan perubahan budaya kerja yang substansial dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, inisiatif besar dari Kementerian Sains dan Teknologi ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing UMKM Vietnam di panggung internasional. Dengan efisiensi yang dihasilkan dari digitalisasi, para pelaku usaha diharapkan lebih lincah dalam menghadapi fluktuasi pasar global dan mampu masuk lebih dalam ke dalam rantai pasok dunia. Transformasi ini menjadi kunci bagi Vietnam untuk membangun ekonomi yang tangguh, modern, dan berbasis pada nilai tambah tinggi.




Tinggalkan Balasan