TryMediaNusantara.com, 16 Maret 2026, Malang – Sebuah wadah kolaborasi baru bernama Agromaritim Digital Sinergi resmi hadir di Malang Raya pada Maret 2026 untuk menyatukan para ahli pertanian, peternakan, perikanan, hingga pengembang teknologi digital. Mengusung visi besar memajukan bangsa melalui inovasi dan digitalisasi, komunitas ini berkomitmen mendukung program Astacita serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran organisasi ini menjadi oase di tengah tantangan besar seperti perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan menurunnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor agraris dan maritim.
Guna menjawab persoalan produktivitas, komunitas ini mendorong penggunaan teknologi mutakhir seperti Internet of Things (IoT), sensor tanah, drone pemetaan, hingga kecerdasan buatan. Melalui konsep smart farming, pengelolaan lahan dan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan. Meskipun kendala seperti akses internet di pedesaan dan biaya teknologi masih membayangi, Agromaritim Digital Sinergi percaya bahwa peluang besar terbuka luas melalui digitalisasi proses produksi serta perluasan akses pasar lewat platform e-commerce.
Struktur kepengurusan komunitas ini diisi oleh para profesional di bidangnya, dipimpin oleh Darma Setiawan sebagai Direktur Utama, didampingi Ciciel Sri Rejeki (Keuangan), Andri Dwi Wicaksono (Program), Gisella Tahapary (Kemitraan), Devi Yurlena (Komunikasi), serta Siti Jumaidah (Sekretaris). Sinergi antar pengurus ini bertujuan menjadikan komunitas sebagai jembatan yang menghubungkan petani tradisional, akademisi, dan pelaku industri startup dalam sebuah ekosistem riset serta pelatihan kolaboratif yang melahirkan solusi nyata bagi masyarakat luas.
Ruang gerak komunitas ini tidak terbatas pada sektor pangan saja, tetapi juga merambah ke pengembangan ekonomi kreatif, digital marketing, hingga sertifikasi profesi nasional. Beberapa program unggulan yang tengah dirancang mencakup penguatan komunitas batik di Malang serta integrasi sistem manajemen berbasis website dan ERP untuk mendukung efektivitas organisasi. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa pengembangan sumber daya manusia dan unit usaha lokal dapat berjalan lebih terstruktur dan memiliki daya saing tinggi di pasar digital.
Lebih dari sekadar organisasi, Agromaritim Digital Sinergi bermaksud menciptakan gerakan sosial yang menginspirasi generasi muda bahwa sektor pangan adalah bidang yang modern dan membanggakan. Di tengah ancaman krisis pangan global, komunitas ini menekankan bahwa masa depan pertanian Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kerja keras di lapangan, melainkan juga oleh kekuatan ide, kreativitas, dan semangat gotong royong. Dari Malang, gerakan ini diharapkan menjadi awal perubahan besar bagi masa depan bangsa yang lebih mandiri dan inovatif.




Tinggalkan Balasan